Skip to Content

Developing Business Model

Investasi dalam jasa konsultasi Business Modelling kami adalah langkah cerdas untuk memastikan bisnis Anda tidak hanya bertahan tapi juga berkembang. Mari kita bangun bersama masa depan bisnis Anda.

Konsultasikan dengan Tim Kami ➜
Business Modelling

Problem Addressed dalam
Mengimplementasikan Business Model Canvas

Ikon bullet point

Menggunakan "Bullet Point”

Menggunakan bullet poit dalam satu building block canvas, dan diberikan penjabaran yang detil. Padahal BMC adalah untuk memberikan gambaran business secara esensial, bukan secara mendetail.

Ikon kolaborasi

Tidak Kolaboratif

BMC adalah alat kolaboratif, dan keefektifannya tergantung pada komunikasi yang baik antara anggota tim. Kurangnya kolaborasi yang efektif saat mengisi atau memperbarui BMC dapat menyebabkan kesalahan interpretasi atau kehilangan informasi penting.

Ikon tools

Hanya Menggunakan BMC

Hanya menggunakan tools BMC, tidak menggunakan tools lainnya dalam menyempurnakan analisa BMC, tools tersebut adalah Value Proposition Map, Environment Map dan tool-tool testing lainnya.

Ikon prototyping

Tidak Melakukan Prototyping

Beberapa tim mungkin lebih berfokus pada proses perencanaan dan pembuatan model itu sendiri daripada mengimplementasikan dan menguji konsep BMC tersebut.

3 Canvas dalam Business Model

Business Model Environment Map adalah bentuk suatu model bisnis yang dirancang dan diimplementasikan pada lingkungan. Pemahaman lingkungan berguna dalam memberikan nilai tambah perusahaan dalam memperoleh informasi agar lebih produktif dan kompetitif.

Business Model Environment Map mempelajari cara bagaimana menganalisa bisnis dari empat hal; Market Forces, Industry Forces, Key Trends, dan Macroeconomic Forces.

Ilustrasi Business Model Environment Map

Model Bisnis Canvas 360 membantu kita menggambarkan semua aspek utama dalam bisnis. Dengan alat ini, kita dapat dengan mudah memetakan, memperbaiki, dan menyempurnakan rencana bisnis kita secara jelas melalui 9 blok yang ada di dalamnya.

Ilustrasi Business Model Canvas 360

Value Proposition Canvas adalah alat untuk membantu bisnis memahami kebutuhan, masalah, dan keinginan pelanggan, lalu menyesuaikannya dengan produk atau layanan yang mampu memberikan nilai dan solusi yang tepat.

Berdasarkan gambar, proses dimulai dari Observe, yaitu memahami pelanggan melalui Jobs-to-be-Done, Pains, dan Gains. Selanjutnya pada tahap Design, bisnis merancang Products & Services, Pain Relievers, dan Gain Creators yang secara langsung menjawab kebutuhan dan permasalahan pelanggan.

Kesesuaian antara kedua sisi ini membantu perusahaan menciptakan nilai yang relevan dan meningkatkan peluang produk atau layanan diterima pasar.

Ilustrasi Value Proposition Canvas

How Does it Work?

Business Model Canvas Example

Dengan Kanvas Model Bisnis, Anda bisa menggambarkan ide-ide bisnis baru atau memvisualisasikan bisnis yang sudah ada. Kanvas ini bisa digunakan dalam tim sebagai bahasa bersama untuk memperbaiki komunikasi strategis, atau digunakan secara individu sebagai alat untuk menyusun pemikiran Anda. Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan Kanvas Model Bisnis:

  • Gunakan sticky note, jangan menulis langsung pada board atau canvas.
  • Hindari diskusi yang tidak berujung (bla, bla, bla).
  • Mulailah dari blok mana saja yang Anda inginkan.
  • Jangan gunakan bullet point.
  • Tuliskan penjelasan sesingkat mungkin, hindari detail berlebihan. Anda bisa melengkapi dengan visual.
  • Otak kita tidak bisa mengakses terlalu banyak informasi sekaligus, jadi penting untuk melakukan sintesis dan reorganisasi.
  • Jabarkan dengan tepat dan jelas.
Hubungi Kami

Konsultasikan Kebutuhan Bisnis Anda
Bersama Tim Kami

Kami menawarkan solusi yang dapat disesuaikan dengan jenis, struktur, keperluan, dan tujuan perusahaan Anda. #GrowTogether